Hot News

Tokoh Papua Tanggapi Pidato PM Vanuatu

Nickolas Messet, Mantan Menteri Luar Negeri OPM saat memberitakan keterangan pers di Hotel Kaisar, Jakarta Selatan, Rabu (26/3). Foto: Sopian. 


Kontra Tokoh Masyarakat Papua terhadap Pidato PM Vanuatu Moana Carcasses Kalosil pada Sidang Tahunan Dewan HAM PBB di Jenewa Swiss (4/3) ramai dibicarakan, dalam pidatonya ia menyampaikan dua isu penting. Pertama, tentang masalah hak masyarakat adat Vanuatu dan kedua berkaitan dengan pelanggaran hak asasi manusia di Papua yang dinilainya sangat mengganggu komunitas demokrasi seluruh dunia.

Mendengar hal itu, tokoh papua yang dimotori Nickolas Messet geram, "saya bilang, apa yang dikatakan PM Vanuatue adalah Bohong besar, jangan bikin kacau, dan ini dipakai isu Papua merdeka di Vanuatu untuk menjadi anggota parlemen di sana, kalau mereka tidak jualan isu papua merdeka mereka tidak akan dipilih untuk jadi parlemen disana," ujarnya.

Mantan menteri luar negeri OPM ini menghimbau kepada PM Vanuatu agar konsen mengurusi negaranya sendiri dan tidak lagi ikut campur masalah Papua.

"Masalah papua itu masalah orang kita dan orang Indonesia, masalah papua sudah habis, masalah Vanuatu bagaimana kamu dapat kerja, bagaimana kamu bisa membantu membangun masalah negeri kamu ini, " tuturnya dalam diskusi dengan tema Kontra Tokoh Masyarakat Papua terhadap Pidato PM Vanuatu Moana Carcasses Kalosil pada Sidang Tahunan Dewan HAM PBB di Jenewa Swiss tanggal 4 Maret 2014 di Hotel Kaisar Pancoran Jakarta.

Lanjut, Nickolas Messet menambahkan Motif perdana menteri Vanuatu mengatakan demikian itu agar Vanuatu dimata internasional sebagai negara yang kuat, Negara kecil dengan jumlah penduduk 250 Ribu bisa mengalahkan indonesia yang jumlahnya 250 Juta.

"Jangan bikin isu Papua untuk satu komoditas seperti Vanuatu, nama atau apa, wah negara kecil itu hebat. Bisa mengalahkan negara yang besar di Asia," ucapnya.

Diahir pembicaraan Nickolas Messet mengingatkan agar Vanuatu hati-hati supaya tidak menjadi negara gagal. "Ini saya lihat kalau Vaunatu tidak hati-hati akan jadi negara gagal, dan satu dua bulan yang lalu, mosi tidak percaya dengan perdana menteri yang sekarang ini, kalau tidak akan jadi seperti solomon. Yang sduah diduduki oleh Australia selama 10 tahun" imbuhnya.

Perlu diketahui, Gejolak politik saat ini tengah melanda Vanuatu, salah satu negara di Fasifik Selatan, beberapa waktu lalu anggota parlemen mengajukan mosi tidak percaya kepada perdana menteri (PM) Moana Karkas Kalosil, perlu diketahui 27 anggota parlemen negeri itu sudah menandatangani mosi tidak percaya. Bahkan tiga menteri dibawah tiga pemerintahan kalosil sudah mengundurkan diri. Sehingga kelompok pendukung pemerintahan kalosil diparlemen tinggal 25 orang. 


Moderator : Sering Buka | Semua Bisa Menulis Apa Saja

No comments:

Post a Comment

Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi seringbuka.com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.


seringbuka.com berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

Sering Buka Designed by Templateism.com Copyright © 2016

Powered by Blogger.