![]() | |
| Foto: Pengungsi Gunung Sinabung/istimewa/.net. |
Pasca erupsi Gunung Sinabung 1 Februari 2014 yang menewaskan 17 orang, wilayah ini belum pernah turun hujan. Namun sejak 2 hari lalu di wilayah ini telah diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga lebat yang dimulai sejak sore hingga sekitar pukul 20.00. Hujan yang turun sejak dua hari lalu cukup membantu program percepatan pemulangan pengungsi, baik untuk program pembersihan hunian maupun lahan pertanian.
Turunnya hujan itu semoga bisa dimaknai sebagai upaya masyarakat untuk dapat segera kembali ke desanya dan melakukan aktivitas keseharian yang telah lama ditinggalkan selama emapat bulan lebih berada di jambur pengungsian.
“Warga desa yang telah diperbolehkan pulang sesuai rekomendasi PVMBG agar mematuhi larangan pemerintah untuk tidak beraktivitas dan berada di dalam radius 5 Km dengan alasan apapun,” ujarn Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB.
menurut Sutopo, Warga desa yang sudah kembali berjumlah 5.783 jiwa/1.619 KK yang berasal dari Desa Batu Karang, Desa Rimo Kayu dan Desa Naman. Sedangkan warga desa lainnya yang akan dikembalikan berasal dari Tiganderket, Kutambaru, Tanjung Merawa, Kutambelin, Kebayaken, Gungpinto, Sukandebi dan payung yang saat ini tengah melakukan pembersihan hunian dan fasilitas umum bersama TNI, Polri dan Relawan.
“Kepala BNPB, Syamsul Maarif, meskipun berada di Kediri untuk menangani erupsi Gunung Kelud, tetap memberikan arahan bagi personil BNPB di Sinabung dalam pemulangan pengungsi,” lanjutnya vie Blackberry Messenger.
kemudian, Sutopo pun memngatakan, BNPB mengkoordinasikan potensi nasional bersama unsur Pemkab Karo secara rutin melakukan sosialisasi di jambur-jambur pengungsian untuk memberikan pemahaman secara utuh kepada pengungsi sebagai proses pengetahuan gejala Sinabung dan untuk membentuk penanganan secara mandiri serta kesiapsiagaan masyarakat di masa mendatang.
“Unsur Pemkab Karo menyampaikan materi sosialisasi terkait program pelayanan bantuan pendidikan, pertanian dan kesehatan,” pungkasnya.
di tulis oleh: SeringBuka
■ Moderator : Sering Buka | Semua Bisa Menulis Apa Saja

No comments:
Post a Comment
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi seringbuka.com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.
seringbuka.com berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.