Hot News

Banyak Cara Mengatur Harga BBM

Aksi Kenaikan Harga BBM | Foto: harianterbit.com |

Setelah pelantikan kabinet, Senin (27/10) lalu, rakyat kini menunggu langkah nyata program pro rakyat terutama apa gebrakan Menteri ESDM terkait rencana kenaikan BBM oleh pemerintah. 


Berbagai spekulasi kenaikan harga dan kenaikan angka kemiskinan sudah menggelinding berbagai elemen masyarakat. Menurut Dewi Aryani, Anggota Komisi 7 DPR RI dari PDIP Periode 2009-2014 dalam mengambil keputusan, sebaiknya pemerintah jangan gegabah dalam menaikan harga. Pasalnya, masih banyak celah dan cara yang bisa diterapkan untuk mengimbangi pergerakan harga minyak dunia dan mengurangi beban APBN. 


" Saat ini harga minyak dunia bergerak turun. Kalau sekarang harga US80 per barel,maka kisaran harga keekonomian BBM jenis Premium mestinya sekitar Rp 8500, jika bergerak turun menjadi US 70 per barel, harga BBM Premium di kisaran Rp 7800. Hitungan ini dgn asumi distribution cost yang konstan dan alpha Pertamina Rp 766 sesuai APBN 2015".  Ujarnya via broadcast blackberry messenger, Selasa (4/11).

Perempuan yang yang dikenak sebagai Doktor Agli Kebijakan Energi Perempuan pertama dari Universitas Indonesia ini pun bertutur mestinya alpha bisa diturunkan seiiring dengan penurunan harga minyak dunia.

Sehingga, lanjut Dewi, harga keenomian premium bisa ikut turun dan yang paling penting di pikirkan saat ini adalah merubah sistem subsidi (menjadi fixed subsidy). Karena menurut dewi, agar hal ini tidak menjadi masalah jika harga minyak kembali naik.

"Pemerintah harus bisa memberikan pemahaman dan sosialisasi secara komprehensif kepada masyarakat agar mereka bisa menerima kondisi ke depan bahwa harga BBM mengambang dengan subsidi yg sdh ditentukan", Tandas Dewi.

Ditulis: Empah

No comments:

Post a Comment

Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi seringbuka.com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.


seringbuka.com berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

Sering Buka Designed by Templateism.com Copyright © 2016

Powered by Blogger.