![]() |
| Foto: Arsenal.com | Para Pemain Arsenal Mengenakan batik khas Indonesia. |
Seru ya? Dilihat dari video terbaru yang dirilis situs resmi
Arsenal, Tomas Rosicky, Olivier Giroud, Mikel Arteta, Lukas Podolski, Per
Mertesacker, dan Wojciech Szczesny bergaya mengenakan kemeja batik dua corak,
dengan logo The Gunners di tengahnya. Mereka tampak menikmati
memakai pakaian khas Indonesia tersebut, masih dikutip dari republika negeri pertama yang akan
mereka singgahi dalam tur musim panasnya tahun ini selain Vietnam dan Jepang.
Batik yang dikenakan para pemain top itu akan dihadiahkan
kepada fans yang beruntung, dengan syarat mengikuti akun twitter mereka @Arsenal maupun @OfficialAFC_ID. Para penggawa Arsenal sudah bertolak
dari markasnya dengan pesawat pribadi pada Kamis (11/7) malam waktu setempat.
Mereka dijadwalkan akan mendarat di bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur.
Akhirnya Jumat (12/7) datang
juga, para fans pun gembira dengan ini. The Gunners resmi menapaki tanah Indonesia. Seperti
dikutip haionline, Dipimpin oleh
Arsene Wenger, Theo Walcott dan kawan-kawan mendarat pada pukul 15.30 WIB
dengan Pesawat Emirates Boing 737. Raut lelah setelah menempuh perjalanan
sekitar 18 jam terlihat jelas.
Namun The Gunners tetap bahagia
akhirnya bisa berada di Indonesia. “Kita senang ada di sini. Seperti yang
kalian katakan, kita belum pernah di sini. Kita sangat senang bisa menunjukkan
permainan sepakbola yang anda suka.“ ungkap Arsene Wenger. “Ini pertama bagi
saya di sini jadi saya senang.“ jelasnya. Mendengar kalimat ini, saya merinding
waktu itu. Haionline pun menuliskan
bahwa sang CEO Arsenal, Ivan Gazidis menilai Arsenal memang harus mengunjungi
Indonesia demi fans.
“ makasi atas sambutannya. saya
senang bisa berada di sini dan kita belum ke sini selama 30 tahun. Dan kami
lihat tahun lalu di Malaysia banyak suporter indonesia jadi kita harus datang
ke Indonesia.“ tambah Gazadis.
oleh: Penikmat Sepak Bola.
■ Moderator : Sering Buka | Semua Bisa Menulis Apa Saja

No comments:
Post a Comment
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi seringbuka.com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.
seringbuka.com berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.