![]() |
| Foto: Istimewa |
Djarum
Indonesia Open Super Series Premier 2013
Total hadiah yang diberikan kepada sang juara lebih
besar dari tahun ke tahun sebagai suatu bentuk dukungan penuh kepada seluruh
atlet khususnya atlet Indonesia. "Tentunya menjadi harapan besar bagi kami
agar bisa diiringi prestasi atlet Indonesia yang perlahan mulai kembali
menunjukkan kemampuannya,"imbuh Yan Haryadi dari PT Djarum. Ungkapan ini
sangat tepat mengingat beberapa pekan lalu tepatnya di ajang Piala Sudirman,
Indonesia mampu mencuri dua angka kemenangan dari China saat berhadapan di
perempat final.
Hal senada pun diungkapkan oleh Ketua Umum PB PBSI,
Gita Wirjawan, "Dengan hadirnya super series premiere di Indonesia menjadi
sebuah keistimewaan bahwa nantinya para pemain terbaik dunia akan turut hadir
dan menguji kemampuan atlet Indonesia. Semoga mereka bisa menampilkan kemampuan
terbaik mereka di Istora nanti atau menyapu bersih gelar juara."
Sekilas mengingat moment berharga di tahun lalu, saat
Istora gempita riuh bersorak di mana Simon Santoso berhasil keluar sebagai
juara di nomor tunggal putra. Tentu saja hal tersebut menjadi pertanda dan
pemicu bahwa bulutangkis Indonesia tak pernah mati. Setiap atlet yang berlaga
pastinya memiliki keinginan kuat untuk menjadi yang terbaik di antara yang
terbaik. Gelar juara pastinya ingin disandang mereka dengan kebanggaan di
negeri sendiri. Seperti apa yang diungkapkan Liliyana Natsir, pemain nomor
ganda campuran, "Kami berharap menjadi juara di rumah sendiri."
Oleh: Widi | Berbagi untuk SerBu
■ Moderator : Sering Buka | Semua Bisa Menulis Apa Saja

No comments:
Post a Comment
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi seringbuka.com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.
seringbuka.com berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.